Laudato Si’: Rencana Pelajaran untuk Pendidikan Menengah

Laudato Si’ (”Puji syukur kepada-Mu, Tuhan“) adalah surat pastoral dari Paus Fransiskus yang berfokus pada pemeliharaan ciptaan, rumah kita bersama.

Dalam ensiklik ini, Paus mengkritik konsumerisme dan pembangunan yang tidak bertanggung jawab, menyayangkan kerusakan lingkungan dan pemanasan global, serta menyerukan kepada seluruh umat manusia di dunia untuk mengambil “langkah-langkah global yang cepat dan bersatu.” Judul ensiklik sosial ini diambil dari “Nyanyian Makhluk-Makhluk” karya Santo Fransiskus dari Assisi pada abad ke-13, yang merupakan sebuah puisi dan doa yang memuji Tuhan atas penciptaan berbagai makhluk dan aspek-aspek Bumi.

Nada penulisan surat Paus tersebut digambarkan sebagai “hati-hati dan tidak terlalu dogmatis”, dan di dalamnya beliau secara khusus menyerukan diskusi dan dialog. Paus menambahkan bahwa “meskipun era pasca-industri mungkin akan dikenang sebagai salah satu periode paling tidak bertanggung jawab dalam sejarah, ada alasan untuk berharap bahwa umat manusia di awal abad ke-21 akan dikenang karena telah dengan murah hati memikul tanggung jawabnya yang berat.” Paus Fransiskus menyatakan bahwa kepedulian terhadap alam tidak lagi bersifat “opsional”, melainkan merupakan bagian integral dari ajaran Gereja mengenai keadilan sosial.

Dalam konteks ini, Kurikulum ini dimaksudkan untuk membantu kaum muda menanggapi ajakan Paus Fransiskus agar memberikan perhatian khusus pada ciptaan Tuhan, menyadari bahwa kita saling membutuhkan, serta bahwa kita memiliki tanggung jawab pribadi terhadap sesama dan dunia tempat kita hidup.

Kurikulum ini menawarkan desain pembelajaran yang progresif dan berbasis pengalaman, sehingga para siswa—dengan bimbingan ilmu lingkungan, Firman Tuhan, dan kekayaan spiritualitas Karmelit—dapat mengintegrasikan ke dalam kehidupan mereka kesadaran ekologis yang menyeluruh mengenai tanggung jawab dalam merawat Bumi, satu-satunya rumah bagi semua orang.

Rencana pelajaran mengenai isu-isu lingkungan dan pemeliharaan ciptaan ini disusun dengan partisipasi dan kontribusi dari Kongregasi Bunda Maria dari Gunung Karmel, Provinsi Hati Maria yang Mahamurni dari Ordo Karmelit, Sekolah Menengah Katolik “Salpointe”, Yayasan Singing for Change, Suster-suster St. Fransiskus dari Philadelphia, Little Flower Society, serta para donatur perorangan. Kami mengucapkan terima kasih kepada mereka!